Suatu pagi seorang pemuda terbangun dalam tidurnya. Ada energi yg luar biasa hebat yg membuat ia lebih bersemangat dari biasanya.

Lama sekali ia menginginkan untuk membuka sebuah usaha. Sering ia membaca buku dan artikel enterpreneur. Ia juga follow akun2 bisnis.

Seminar dan pameran usaha ia coba ikuti beberapa kali. Berharap ide,inspirasi, dan harapan muncul dari kegiatan ini.

Semangat itu ada. Ide bermunculan. Ia siap melangkah. Namun segera pupus setelah beberapa hari. Hal itu selalu berulang.

Pagi ini ia tersadar, KESALAHAN TERBESAR ketika itu adalah ia TIDAK MENCERITAKAN IDE BESARNYA KE ORANG LAIN.

Selama ini dia selalu berpikir sendiri, memendam idenya sendiri, membesar dalam dirinya, seperti api dalam sekam.

Karenanya, ketika bara mulai habis, api pun segera padam. Idenya hilang. Kini, ia harus menyulut api (ide) baru ini ke orang lain.

Ia tahu, keluarganya selalu berprinsip ‘kerja kantoran itu nyaman’. Tidak salah memang, toh karena mereka berkarir, hidupnya terjamin.

Namun ia sadar, ada jalur lain yg semestinya bisa ia lakukan untuk bisa lebih sukses. Sukses sesuai dengan yang ia inginkan!

Karenanya, ia tidak berbagi api dengan orang tuanya. Ia mulai bercerita kepada sahabat baiknya yg selalu support 🙂

Mengejutkan, karena ada hal2 baru yg justru baru terpikirkan ketika ia berbagi dengan sahabatnya.

Komentar dan kritik dari sahabatnya membuat pikiran lebih terbuka dan ide lebih berkembang. Ia catat satu persatu di notes yg ia bawa.

“Trus kapan kamu akan mulai? Kalo udah jalan segera kabarin.” tutur sahabatnya. Kalimat tersebut mendorongnya untuk maju,SEGERA.

Cara untuk memulai bisnis adalah memulainya. Dengan dana minim, ia putuskan untuk memulainya dengan jalur ONLINE.

Untuk sebuah usaha, perlu sebuah BANGUNAN untuk toko/kantor/gudang. Di ONLINE, bangunan itu berupa WEBSITE.

Sebelum membuat website perlu nama domain. Nama ini jg akan menjadi BRAND bisnisnya nanti.

Ia keluar dengan sepeda motornya, keliling kota cuman untuk cari inspirasi nama. Belok juga ke toko buku. Curi2 baca buat cari nama.

Sampai di rumah, ia mulai listing nama domain. Sesekali ia gogling untuk cari ide. termasuk baca artikel ini: http://tipsjualonline.com/?p=357

Ia punya daftar nama yg banyak sekali. Bingung. Seperti orang tua yg bingung pilih nama anak. Ia seleksi nama, hingga dapat yg terbaik.

Setelah nama didapat, step berikutnya di ONLINE membuat email khusus bisnis. Satu email untuk semua. Gmail .com jadi best choice.

Bikin email gmail selesai. tinggal bikin webnya. Pakai blogspot (http://blogger.com ) gratis. Penggunaannya mudah.

Sekarang, ia punya email bisnis: NamaBisnis @gmail .com | Alamat toko: NamaBisnis .blogspot .com. Sudah cukup? belum.

Ia hubungi TJO untuk PERMANENkan nama toko dari NamaBisnis .blogspot .com menjadi NamaBisnis .com. Cepet. Cuman sehari. #Web100Ribu

Untuk media sosialiasi, ia juga buat akun twitter dan facebook page bisnis dengan nama yang sama. Widgetnya dipasang di website.

Sekarang yg dimiliki: CONTACT (email), TOKO (website), dan KENDARAAN MARKETING(twitter, facebook). Lengkap 🙂

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.