Rangkaian Lampu Sederhana Sekaligus Alat Periksa Isi Baterai - BintangTop.com

Rangkaian Lampu Sederhana Sekaligus Alat Periksa Isi Baterai – BintangTop.com

Takut gelap ketika mati lampu?
Pada saat pemadaman PLN, baterai hape yang bisa jadi senter darurat juga pas
low, cari senter juga rusak atau lupa kagak di charge. Korek api yang ada
lampunya juga hilang kemana lupa naruh. Ada
aja ya.

Ada satu alternatif  kuno – membuat sendiri rangkaian lampu paling
sederhana dengan peralatan yang gampang dicari pula. Rangkaian Baterai
sederhana ini juga dapat dipakai untuk mengecek apakah baterai alkalin yang
kita punya masih bisa berfungsi atau sudah habis dan tidak bisa dipakai lagi.

Alat dan bahan yang diperlukan :


a. Kabel, tak perlu kabel baru
kabel lama aja seadanya.

b. Lampu / dop ukuran kecil,
biasanya lampu ini dipakai di senter-senter produksi lama, beli di toko listrik
juga banyak, harganya paling seribu rupiah.

c. Gunting.

d. Baterai, bisa baterai jam
dinding – copot sebentar untuk percobaan ini.

A. Cara pembuatan rangkaian Lampu Sederhana

1. Potong kabel listrik yang
ditemukan dengan panjang sekitar dua puluh centimeter.

2. Jika anda menemukan kabel
seperti kabel punya saya, terdiri dari dua gabungan kabel maka belah kabel
menjadi dua. Kita hanya perlu memakai salah satu bagian dari kabel ini.
Sisihkan kabel satunya atau bisa juga anda buat keduanya sehingga nanti anda
akan mempunyai dua rangkaian.


3.Buang kulit kabel pada ujung
kabel, hati-hati agar serabut kabel tidak ikut terpotong. Buang kulit kabel
salah satu sisinya lebih panjang yang terbuang dengan panjang serabut yang
tidak terbungkus kulit kabel cukup untuk memutari tangkai lampu kecil lebih
sedikit.

4. Lilitkan sisi serabut kabel
yang lebih panjang ke ujung lampu kecil hingga lampu tidak dapat terjatuh.


5. Sebenarnya pada tahap ke
empat, kita sudah selesai membuat rangkaian kabel untuk digunakan sebagai alat
untuk menguji apakah baterai alkali yang kita gunakan sudah habis atau masih
bisa dipakai.

B. Tips Periksa baterai apakah masih bisa dipakai atau tidak

– Tempelkan ujung serabut kabel
yang telah dibuang kulitnya bagian serabut kabel yang lebih pendek pada kutub
negatif  baterai. Bagian kutub negatif
baterai adalah bagian yang datar, biasa diberi tanda strip (-).

– Tempelkan ujung lampu yang
telah terlilit serabut kabel pada kutub positif 
baterai, bagian yang ada tonjolannya, biasanya diberi tanda plus (+).

– Apabila lampu kecil menyala,
maka baterai menunjukkan baterai masih dapat digunakan, dan apabila mati maka
baterai habis (untuk baterai alkali yang bisa di charge, silahkan di cass/ di
charge ulang) atau baterai sudah tidak dapat dipakai lagi (untuk baterai alkali
yang tidak dapat di charge)

Semakin terang lampu menunjukkan
isi baterai masih banyak dan semakin redup lampu menunjukkan baterai sudah
hampir habis, dan layak dibuang.

C. Membuat Senter Darurat

Jika ingin digunakan sebagai
Senter penerang

– Sambung beberapa baterai besar
secara berurutan (seri)

– Bungkus / gulung dengan kertas
tebal, sehingga kini menyerupai tabung senter sungguhan.

– Ujung kabel yang menempel pada
kutub negatif baterai di rekatkan dengan isolasi.

Mudah nan simple bukan. Semoga
menginspirasi.

Similar Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *