Rak Fleksibel Antik – Cara Pembuatan dari Kayu dan Tali - BintangTop.com

Rak Fleksibel Antik – Cara Pembuatan dari Kayu dan Tali – BintangTop.com

Dimana sobat menaruh buku-buku
atau barang lain yang sobat sering ambil ? masih berantakan di meja ? masih
sering nyari barang yang ketlisut dengan mengobok-obok laci ?

Yuk kita bikin aja sebuah rak antik
dan unik dari tali dan kayu, sebuah rak dengan model jembatan diatas sungai
yang melengkung dari bambu dan tali seperti yang mungkin sering lihat di TV
atau film.

Kecuali jika para sobat BintangTop.com mungkin orang desa / pelosok
yang malah biasa menaiki jembatan bambu diats sungai, dan bergoyang-goyang saat
terkena angin besar ^_^ kayaknya menyenangkan bagi yang tidak phobia
ketinggian.

Tutorial pembuatan Rak Flexible Antik dari Tali dan Kayu

a. Papan kayu – butuh ukuran sekitar
65 cm x lebar 20 cm dengan ketebalan 2 cm atau lebih.

b. Mesin Bor tangan / manual

Banyak dijual di toko alat
teknik/elektrik, atau bisa pinjam ke teman yang punya 🙂

Kalau mau yang murah meriah, saya pernah beli alat bor kayu manual
dimana dalam pemakaiannya cukup menggunakan putaran tangan ^_^ gak perlu
listrik.

Jika sobat sering mengikuti
tutorial yang ada BintangTop.com maka memiliki mesin bor tangan ini sangat
menguntungkan karena bisa dipakai untuk berkreasi aneka macam barang dengan
bahan yang terbuat dari kayu dan besi.

c. Mata bor besi, diameter 5 mm.

d. Gergaji kayu

e. Penggaris siku

f. Pensil

g. Amplas kasar

h. Tali paracord / Tali kur
besar, sekitar tebal 4 ~ 5 mm.

i. Siku besi – 2 buah dan sekrup
– 4 buah

Cara Bikin Rak Buku Lengkung – Antik dan Unik

1. Ambil papan dan posisikan
memanjang, pakailah penggaris siku dan pensil untuk membuat garis-garis tegak
lurus pada papan secara berbaris dengan jarak masing-masing 5 cm sebanyak 13
buah garis.

2.  Gergajilah papan  sesuai garis yang sudah dibuat, hingga
menjadi kepingan balok-balok persegi panjang dengan dimensi … panjang  20 cm x lebar 5 cm sebanyak 13 buah.

Haluskan sisi hasil pemotongan
dengan amplas biar rapi bersih.

3. Buatlah 2 buah lubang tembus
pada tiap balok di bagian sisi tebal memanjangnya.

Jarak antar lubang sekitar 15 cm
dengan mata bor diameter 5 mm.

Gunakan mesin bor tangan elektrik
atau alat bor kayu manual jenis engkol. Lakukan pengeboran pada masing-masing
balok semuanya.

4. Bariskan semua balok dilantai
/ meja, Masukkan tali paracord atau tali koor dan sejenisnya ke dalam satu per
satu lubang pada tiap balok.

Pada gambar yang ada, tiap balok
di beri ring plat besi sebagai spacer, nanti hasilnya terdapat space / ruang
sedikit diantara masing-masing balok.

Jjika para sobat BintangTop.com
menginginkan space / ruang antar balok kayu lebih lebar maka silakan gunakan
cara ini …

– buatlah 2 simpul dengan jarak
sesuai kebutuhan di setiap antar balok kayu yang satu dengan balok sebelahnya.
Dengan demikian tiap kayu akan memiliki jarak yang lebih jauh dibanding jika
hanya memakai ring plat besi.

5. Agar tali tidak lepas lagi,
Jangan lupa buatlah simpul mati pada kedua sisi balok paling pinggir.

Siapkan 2 buah siku besi, dan
pakulah di dinding dengan jarak sekitar 70 cm, lebih tepatnya ukurlah jarak
antara balok paling pinggir kiri dan paling pinggir kanan dari barisan
balok-balok tadi dengan mencoba memajangnya terlebih dahulu di tembok..

Pics : Fungus A

– Silakan
posisikan balok paling kiri dan paling kanan tepat diatas siku besi di dinding,
untuk menguncinya sobat dapat menyekrupnya lewat bagian bawah siku yang umumnya
selalu terdapat 2 buah lubang.

(kebetulan pada gambar
yang ada, tidak menggunakan siku biasa, melainkan memakai holder khusus).

Para sobat
sudah bisa memandang denga senang … Silakan letakkan aneka buku atau barang
lain diatasnya, sebuah rak buku lengkung yang antik bak jembatan gantung dari
bambu dan tali-talinya.

Baca Juga, Artikel Berhubungan :

Similar Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *