Kerajinan tekstil adalah Kegiatan dan ketrampilan dalam menghasilkan barang jadi yang berasal dari bahan serat, benang, maupun kain, dimana selanjutnya kita sebut sebagai bahan Textile. Yuk Mari mengenal kerajinan Textil, Limbah tekstil, dan bahan serta fungsi produk hasil karya tekstil.

Banyak dari Anda mungkin mengira bahwa harga jual suatu produk mudah ditentukan. Namun, Anda tidak boleh sembarang harga jual sangat menentukan keberhasilan suatu usaha.

Orang tidak akan mau membeli barang yang terlalu mahal. Mereka juga tidak mau membeli barang yang terlalu murah karena alasan kualitas. Orang akan membeli barang yang sama atau hampir sama dengan harga rata-rata barang. Lalu, bagaimana Anda menentukan harga yang tidak terlalu mahal dan tidak juga terlalu murah?

Berikut ini pertimbangan yang perlu Anda lakukan.

Menentukan harga yang tidak merugikan

Dalam menentukan kerugian, Anda perlu mempertimbangkan banyak hal, tidak hanya biaya pembuatan bahan saja, tetapi beberapa hal lain yang masuk dalam biaya produksi. Biaya produksi sendiri terdiri dari 3 macam, yaitu:

  • Biaya material adalah Semua biaya bahan mentah dan peralatan produksi.
  • Biaya tenaga meliputi gaji karyawan, biaya pengiriman barang dan customer service.
  • Biaya lain-lain adalah semua biaya yang tidak berhubungan dengan produksi. Ini bisa meliputi biaya alat tulis kantor, biaya marketing, dan lainnya.

Seluruh biaya itu dijumlah kemudian dibagi dengan jumlah produk yang akan Anda produksi. Hasilnya kemudian ditambah dengan kisaran harga per unit. Harga ini bisa menjadi patokan harga penjualan yang bisa berubah sewaktu-waktu, terutama saat Idul Fitri di mana hampir semua harga naik.

Sesuaikan harga secara berkala

Setelah mendapatkan patokan harga dan mengetahui bahwa harga tersebut bisa berubah sesuai waktu, maka Anda perlu melakukan penyesuaian harga. Namun, jangan bernapsu untuk mendapatkan keuntungan besar dengan melonjakkan harga.

Penyesuaian harga dilakukan berdasarkan proyeksi perkembangan usaha Anda. Tentukan kapan waktunya Anda melunasi hutang usaha, mengembangkan usaha dan melakukan ekspansi. Tiap kejadian membutuhkan penyesuaian harga yang berbeda.

Sesuaikan dengan metode penjualan

Jika awalnya Anda menjual produk satuan kemudian beralih menjual produk secara grosir, Anda harus menetapkan harga yang berbeda.

Produk grosir harus lebih mudarh daripada harga produk yang dijual satuan. Ini karena produk grosir terjual cepat dalam jumlah banyak. Sementara produk satuan membutuhkan waktu yang cukup lama agar bisa terjual dalam jumlah banyak. Selain itu, biaya pengiriman, sewa tempat, ongkos karyawan dan lainnya juga perlu diperhitungkan.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.