Siapa sih yang menolak berbisnis online tanpa modal? Tentu kamu pun termasuk salah satu orang yang tak bisa menolak tawaran ini. Selain mudah untuk dilakukan, bisnis online tidak memerlukan uang untuk menyewa lokasi berjualan, akan tetapi uang akan berdatangan kepada para pebisnis kapanpun dan dimanapun.

Bisnis online ini juga bisa sekali dilakukan di rumah. Sangat mengasyikkan bukan? Jadi intinya bisnis tersebut lebih fleksibel.

Kendati demikian, dari sekian banyak kemudahan yang ditawarkan untuk membuka toko online, namun jika tak ada perencanaan yang matang dalam pengembangannya, bisnis yang kamu jalani pun akan lebih cepat gulung tikar dalam waktu yang singkat.

Bagaimana cara mengatasi hal tersebut? tentunya dengan belajar cara berbisnis online dengan baik, misalnya meliputi perencanaan dan pengembangan produk.

Untuk bisa menjadi pebisnis online yang berhasil, mari simak 4 kiat sukses bisnis online tanpa modal baik bagi para pemula maupun para pebisnis yang sudah ahli!

  1. Pilih Produk / Jasa yang Ingin Kamu Jual

Saat kamu memutuskan untuk memulai bisnis online, kamu harus memutuskan untuk memilih produk / jasa yang ingin kamu jual. Produk tersebut bisa berupa barang yang paling kamu sukai sehingga kamu akan merasa enjoy dalam mengembangkan bisnis tersebut.

Namun tak selalu bisnis online mendapatkan respon yang serupa dengan bisnis offline. Oleh karenanya, kamu juga perlu mempertimbangkan masak-masak dengan cara mengamati peluang pasar.

Dengan begitu, bisnis online yang kamu kembangkan pun mendatangkan omzet ratusan hingga jutaan rupiah per bulannya. Mungkin di awal-awal masih terasa sepi, tapi jika kamu menekuninya dengan baik maka bisnis itupun akan berjalan dengan lancar.

Berikut ini hal-hal yang bisa kamu pertimbangkan dalam pemilihan produk / jasa yang akan dijual:

  • Menentukan produk fisik yang memungkinkan untuk bisa dikirim.
  • Menentukan produk digital yang memungkinkan dikirim melalui internet.
  • Menentukan produk yang dijual khusus produk sejenis atau beraneka macam produk.
  • Bila kamu ingin menjual produk yang kamu produksi sendiri, pastikan produk tersebut mampu mengimbangi permintaan pasar. Caranya dengan membentuk hubungan baik dengan penyuplai bahan dasar produk yang terpercaya dan selalu mempertahankan kualitasnya.
  • Memutuskan bagaimana produk tersebut dikirim hingga sampai ke tangan konsumen.
  • Membuat perencanaan pengiriman produk dari rumah hingga ke jasa kurir / lokasi pembeli secara efisien.
  • Meninjau ke layanan / jasa pengiriman apakah produk tersebut diproduksi oleh pihak lain atau tidak.
  • Menyebarluaskan toko online secara efektif dengan melakukan pendekatan kepada orang-orang yang berkecimpung di bidang sejenis.
  • Pastikan produk yang kamu pilih dapat bertahan dalam jangka waktu yang lama.
  1. Pilih Niche Market yang Tepat

Apa itu Niche Market? Ini merupakan istilah yang menunjuk pada pemilihan segmen pasar yang khusus menyediakan item produk / jasa sejenis. Niche Market bertujuan untuk mendapatkan kepuasan pelanggan dan memperkecil persaingan pasar.

Intinya, kamu harus menemukan hal apa saja yang membedakan toko online-mu dengan toko online milik orang lain. Sehingga bisnis online yang kamu miliki akan berkembang pesat dan meraup keuntungan yang besar.

Sebelum membuka online shop, ada beberapa hal yang perlu kamu perhatikan, di antaranya:

  • Lakukan survei produk untuk melihat competitor.
  • Pertimbangkan pasar online dengan cara memeriksa tingkat persaingannya.
  • Tawarkanlah item yang original.
  • Jika kamu ingin menjual produk kerajinan tangan, maka kamu harus membuat produk tersebut sekreatif mungkin yang beda daripada yang lainnya.
  • Menjual produk yang berhubungan dengan keahlian yang kamu miliki.
  • Merancang proses pembelian sesimpel mungkin dan mudah dimengerti oleh para pembeli.
  • Pastikan pula sistem navigasi yang mudah untuk dimengerti para customer.
  1. Uji Pasar Terlebih Dahulu dengan Menjual Item Berskala Kecil

Langkah ini sangat dianjurkan untuk dilakukan oleh para pebisnis pemula yang masih ragu untuk menjual produk barunya sehingga dapat meminimalisir kerugian. Kamu bisa menjual item produk secara offline (di pasar, pameran, dan event tertentu) sebelum memasarkan secara online. Fungsinya untuk meneliti minat pasar terhadap produk yang kamu jual.

Dalam menjual produk secara offline, kamu harus memastikan beberapa hal berikut ini!

  • Orang yang membeli produkmu, guna meninjau segmentasi pasar secara jelas dan terarah.
  • Harga produk yang pantas yang menarik minat pembeli, lakukan penawaran dengan harga yang berbeda-beda.
  • Usai produk tersebut terjual, tanyakan kepada pembeli apakah mereka puas dengan produk tersebut, hal ini sekaligus berguna untuk melihat minat pasar terhadap produk yang kamu tawarkan.
  1. Susun Perencanaan Bisnis Online Shop

Kalau kamu sudah melakukan ketiga langkah di atas, maka kini saatnya kamu menyusun perencaan bisnis toko online secara rinci. Dalam perencanaan bisnis olshop ini, kamu bisa menentukan faktor-faktor berikut:

  • Tentukan bantuan dana yang mendukung keberjalanan bisnismu dengan cara menyusun biaya operasinya.
  • Tentukan biaya produksi yang menyangkut produk yang akan kamu jual, apakah diproduksi sendiri atau menjalin kontrak dengan produsen barang.
  • Memetakan biaya pengiriman barang, mulai dari berat barang hingga jarak tempuh lokasi pengiriman.
  • Tentukan gaji karyawan, jika kamu ingin meng-hire
  • Tentukan biaya untuk membeli domain dengan nama yang sesuai dengan bisnis yang kamu jalankan, begitu pula dengan biaya hosting per bulan / per tahunnya.

Itulah beberapa kiat sukses berbisnis online tanpa modal baik bagi pebisnis pemula hingga pebisnis yang sudah ahli. Walaupun disebut tanpa modal, bukan berarti kamu melakukannya secara asal-asalan. Hal ini justru memerlukan perencanaan yang matang. Mulai dari biaya operasi, jenis produk, hingga proses pengiriman yang harus kamu susun untuk mempermudah para pembeli. Agar bisnis olshop-mu bisa berkembang dengan cepat, maka pilihlah produk yang beda daripada yang dijual oleh toko lainnya.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.