Di era ketika berbagai pilihan produk untuk fungsi yang sama sudah merajalela, konsumen semakin selektif dalam memilih produk mereka. Ditambah lagi dengan pengalaman ketika mereka tertipu oleh sebuah produk atau melihat iklan yang terlalu melebih-lebihkan.

Di saat seperti inilah seorang influencer memainkan peran dalam pemasaran. Mereka dapat memberikan testimoni yang dibuat agar masyarakat percaya bahwa produk tersebut baik. Namun, melakukan pemasaran ini bukan tanpa risiko.

Berikut 5 kesalahan fatal yang bisa terjadi dalam influencer marketing.

Ketidaksesuaian antara influencer dan brand value

Seorang influencer yang baik tidak hanya terkenal, tetapi juga sesuai dengan produk dan nilai yang Anda usung. Contoh kecilnya, jika Anda ingin mempromosikan iklan shampoo, maka influencer itu haruslah memiliki rambut yang lurus, berkilau dan sebagainya.

Membayar tidak sesuai “harga”

Di awal kontrak, Anda bisa meng-endorse influencer dengan produk atau jasa Anda. Setelah itu, berikan imbalan yang layak yang sesuai dengan “harga” influencer itu dalam menggaet calon konsumen. Biasanya, biaya ini bisa dilihat dari jumlah follower di akun media sosialnya.

Cold Outreach

Mungkin Anda sering menerima e-mail dari brand atau situs-situs lainnya. Inilah yang disebut dengan cold outreach. Namun, sebagaimana surat pada umumnya, harusnya e-mail lebih bersifat personal yang hanya ditujukan oleh penerima dan harus bernada seperti orang yang sudah sangat mengenali penerima. Jika influencer Anda hanya melakukan copas hingga lupa mengganti nama, maka itu adalah kesalahan fatal. Selain itu, cold outreach sebenarnya sangat tidak efektif untuk marketing.

Konten yang berlebihan

Setiap konsumen pasti bisa membedakan mana konten yang jujur dan yang dibuat-buat hingga terkesan berlebihan. Walaupun mungkin hampir setiap konten mengandung “bumbu,” konten yang terlalu dibuat-buat dan berlebihan pasti dihindari konsumen.

Salah menentukan metrik dan ekspektasi

Memilih orang terkenal dan memiliki banyak follower saja tidak cukup. Anda harus bisa menentukan target pencapaian marketing Anda dan temukan orang yang bisa mendapatkan itu untuk Anda. Jika target Anda sangat luas, Anda bisa mencari orang yang bisa menggaet seluruh target Anda.

Human error

Setiap manusia memang memiliki kesalahan, tetapi hal itu harus segera diperbaiki jika berhubungan dengan marketing. Jika terjadi kesalahan atau keteledoran seberapa pun besarnya, maka hal yang harus dilakukan adalah meminta maaf secara terbuka.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.