Cara Menghitung Biaya Listrik Rumah - Ayo Berhemat Listrik! - BintangTop.com

Cara Menghitung Biaya Listrik Rumah – Ayo Berhemat Listrik! – BintangTop.com

Jika para sobat XaXiXu.com sering mengeluh
akibat biaya listrik di rumah yang semakin meningkat atau jebol, sebaiknya
cross check terlebih dahulu apakah selama ini pemakaian listriknya boros atau
tidak, baik menggunakan listrik meteran / abonement maupun listrik pulsa.

– untuk sobat yang sudah menggunakan listrik pulsa, maka pulsa dibeli dengan harga sesuai Kwh nya, 

– sedangkan yang masih menggunakan listrik meteran, tentunya sering dikunjungi oleh petugas PLN yang datang ke
rumah untuk mencatat atau memfoto kWh meter kalian. Tugas mereka adalah untuk
mencatat berapakah jumlah daya yang telah kalian gunakan selama satu bulan.

Nah, pada tutorial kali ini … Kita
akan mencoba mensimulasikan bagaimana perhitungan biaya listrik rumah. Yuk
simak penjelasan di bawah ini :

Secara umum, perhitungan tarif
listrik rumah adalah berasal dari jumlah daya per satuan jam atau kilowatt hour
(kWh). Secara matematis, dapat ditulis dengan persamaan berikut: 

Electrical energy used (in kWh) =
Power Rating of appliance (kW) x time (h) x fare (Rp) x 30 (1 month = 30 days)

Power Rating of appliance = Total
pemakaian daya listrik peralatan elektronik (kW)

Time = waktu pemakaian (h)

Fare = Tarif Dasar Listrik/ TDL

Berikut salah satu simulasinya :

Misalkan di rumah kalian memiliki
:

– 4 lampu TL masing-masing
220V/20 watt menyala selama 8 jam/hari,

– 1 Setrika listrik 220V/200watt
yang dipakai selama 2 jam/hari,

– 1 Penanak nasi 220V/150watt
yang dipakai selama 3 jam/hari,

– 1 Televisi 220V/80watt menyala
4 jam/hari.

– Tarif Dasar Listrik (TDL) dari
PLN sebesar Rp 1410,12 per kWh.

Berapakah jumlah pemakaian listrik (kWh) dan biayanya selama sebulan?

Jawab: 

a. Hitung jumlah pemakaian listrik (kWh) dalam sehari

Lampu: 4 x 20 watt x 8 jam = 640
Wh

Setrika: 1 x 200 watt x 2 jam =
400 Wh

Penanak nasi: 1 x 150 watt x 3
jam = 450 Wh

Televisi: 1 x 80watt x 4 jam =
320 Wh

Total pemakaian: 640 + 400 + 450
+ 320 = 1810 Wh = 1,81 kWh

b. Hitung biaya listrik selama satu bulan

Total pemakaian dalam 1 bulan:
1,81 kWh x 30 = 54,3 kWh

Maka, biaya listrik dalam satu
bulan:

Biaya: 54,3 kWh x Rp 1410,12 = Rp
76.569,52

*catatan: belum termasuk biaya
administrasi, denda, pajak dll.

Selain itu, pada artikel ini juga
ditampilkan update tarif dasar listrik yang dikeluarkan oleh PLN pada bulan
agustus 2016. Tabel di bawah ini bisa menjadi referensi kalian. Berikut
gambarnya:


Sumber : PLN 

Demikianlah cara menghitung biaya
listrik di rumah, sederhana bukan?

Sekarang para sobat XaXiXu.com bisa mencatat apa saja peralatan rumah yang kalian gunakan, daya
listriknya, dan durasi pemakaian. Selanjutnya bisa kalian hitung simulasi biaya
listrik di rumah kalian.

Tentu saja, perhitungan biaya
listrik hanyalah langkah awal sebagai solusi untuk meringankan biaya listrik.
Selanjutnya Kalian dapat berhemat dalam menggunakan listrik sesuai simulasi dan
kebutuhan yang bisa kalian hitung dan tentukan sendiri.

Termasuk … matikan lampu di siang
hari dan matikan televisi apabila tidak di tonton. Meskipun sepele, hal ini
tentu bisa mengurangi pemakaian listrik. Semoga artikel ini bermanfaat ya
sobat!

Baca Juga, Artikel Berhubungan :

Similar Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *