Saat artikel ini ditulis, sudah masuk di minggu ketiga bulan puasa. Ada dua hal yang biasanya terjadi di minggu ini. Pertama, THR sudah pasti cair, efek lebaran yang tradisinya harus pakai yang baru-baru pun membuat THR dihabiskan untuk beli yang baru-baru. Kedua, layanan kurir mulai terhambat karena jumlahnya melebihi kapasitas, hal ini bisa berdampak ke tingkat kepuasan pembeli yang bisa menurun karena pelayanan menjadi lebih lambat.

Saya bahas yang pertama dulu.

Bulan Ramadhan akan selalu menjadi puncak tertinggi jual beli setiap tahunnya. Tempat makan lebih ramai dari biasanya, karena ada acara buka bersama dari teman TK sampai teman kuliah, dari gebetan sampai mantan pacar.

Putaran uang juga terjadi di pusat perbelanjaan. Tradisi lebaran yang harus pake baju baru, membuat orang-orang beramai-ramai belanja baju baru. Gak cuma baju, sepatu baru, handphone baru, dan banyak lagi yang baru. Dari yang benar-benar butuh sampai dibutuh-butuhin. Mumpung ramadhan banyak diskon, dapet THR pula.

Ini juga berimbas ke teman-teman yang jualan online. Gak perlu kasih diskon aja, asalkan tertarik sama produknya, mereka mau beli. Apalagi kalo dikasih diskon. (Oke PR nih, apakah produkmu bisa membuat calon pelangganmu tertarik tanpa diberi diskon). Konon, penjualan di pusat belanja offline omsetnya menurun, kalah sama penjualan online shop yang membuat pelanggannya hanya perlu pakai smartphone aja buat belanja.

Jadi pelajaran untuk kita semua di artikel ini, mengingat banyak yang berkantong tebal di bulan puasa, kita harus semakin gencar berpromosi di bulan puasa ini.

Siapkan anggaran untuk beriklan, baik itu di Google Ads, Facebook Ads, IG Ads, membership premium, dan bentuk-bentuk promosi lainnya.  Semakin banyak yang lihat iklan kita semakin besar potensi transaksi terjadi.

Masalah datang di minggu ketiga, transaksi online meningkat, sehingga menyebabkan terjadi penumpukan paket di kurir,efeknya pelayanan melambat. Terlebih lagi, jalur transportasi juga mulai digunakan untuk para pemudik. Siap-siap dapet komplain dari pelanggan, ‘kok paket saya gak sampai-sampai’.

Tips bagi online shop jika sudah masuk ke minggu ketiga bulan puasa, sarankan pelanggan Anda untuk menggunakan jasa kilat (JNE YES, TIKI ONS, dan sejenisnya). Dengan begitu paket Anda akan diprioritaskan, itupun nanti belum tentu datang tepat waktu dalam sehari.

Biasanya masuk minggu ke-4 penjualan sudah mulai banyak stop, selain karena kurir juga semakin stuck, pelanggan juga sudah mulai mengalihkan dananya untuk berlebaran. Momen ini bisa Anda gunakan juga untuk berlibur.

Tutup sementara toko online Anda, infokan di media-media penjualan Anda. Jika Anda menggunakan marketplace, manfaatkan fitur ‘toko tutup sementara’ sehingga tidak ada yang order di toko Anda di saat libur, yang membuat Anda harus membatalkan transaksi dan berakibat reputasi toko Anda berkurang.

Semoga bulan puasa ini menjadi berkah bagi semua. Semoga jualan online Anda semakin laris di bulan ini, juga di bulan-bulan berikutnya. Amiin 🙂

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.