Segmentasi pasar adalah strategi pembagian pangsa pasar. Hal ini dilakukan dengan tujuan memperkecil pangsa pasar sehingga pemasaran menjadi lebih fokus dan berhasil.

Selain itu, segmentasi pasar dapat membantu produsen untuk menemukan pangsa pasar yang sesuai dengan produk atau jasa yang ditawarkan.

Konsumen yang sesuai pasti memiliki karakteristik, kebutuhan, keinginan dan permintaan yang sama. Baca juga: trik gila riset pasar untuk UKM.

Segmentasi pasar tidak hanya dilakukan oleh pelaku bisnis kecil, tetapi juga pelaku bisnis besar. Dengan ini, promosi produk atau jasa diharapkan bisa lebih tepat sasaran sehingga penjualan dapat meningkat.

Dalam hal ini, terdapat 6 jenis segmentasi pasar, yaitu:

1. Segmentasi Perilaku

Segmentasi ini membagi konsumen berdasarkan pengetahuan, loyalitas, respon dan penggunaan konsumen terhadap produk atau jasa yang Anda tawarkan. Anda juga bisa membaginya berdasarkan seberapa besar manfaat yang diperoleh konsumen dari produk/ jasa Anda.

Jika Anda menjual kuas make-up, lakukan promosi online Anda di tempat yang menjual make-up. Hal ini akan memberikan Anda peluang lebih besar mendapatkan pelanggan daripada menjualnya di lapak alat make-up.

2. Segmentasi Psikografis

Segmentasi ini membagi konsumen berdasarkan hal yang disukai, kegiatan yang dilakukan dan pendapat konsumen. Dengan kata lain, segmentasi ini berfokus pada dimensi psikologis, seperti hobi dan ketertarikan.

Anda akan lebih mudah menjual buku tulis hand-made jika Anda melakukan promosi di grup kalangan penulis dan penerbit atau perusahaan dengan mengincar pegawai administrasi dan sekretaris.

3. Segmentasi Demografis

Strategi ini membagi konsumen berdasarkan karakteristik umum konsumen, misalnya: usia, gender, pekerjaan, pendidikan, pendapatan dan lainnya. Segmentasi ini sebenarnya cukup mudah dilakukan karena jumlah konsumen yang banyak. Namun juga cukup sulit karena pangsa pasarnya sangat luas. Sehingga membutuhkan usaha yang lebih besar dan pembagian yang lebih rinci agar mendapatkan konsumen yang sangat sesuai. Baca juga: tips jualan di Instagram.

4. Segmentasi Geografis

Strategi ini membagi konsumen berdasarkan unit geografis yang berbeda, seperti negara, provinsi, kabupaten/ kota, dan sebagainya. Dalam hal ini, Anda dapat menggabung segmentasi geografis dengan segmentasi demografis.

Jika Anda menjual produk perawatan wajah organik dengan harga mahal, maka pangsa pasar yang bisa Anda pilih adalah wanita yang tinggal di Jakarta.

5. Segmentasi Waktu Khusus

Segmentasi ini berfokus pada pelaksaan pemasaraan pada waktu-waktu tertentu. Misalnya, jika Anda memiliki usaha fotografi, maka Anda dapat membuka stan-stan fotografi di sekolah atau universitas yang sedang menyelenggarakan wisuda. Jika Anda menjual minuman, maka waktu tidak lagi penting bagi Anda karena Anda hanya perlu menunggu orang haus untuk datang ke tempat Anda.

6. Segmentasi Budaya

Setiap budaya memiliki kepercayaan masing-masing. Mengetahui kepercayaan setiap budaya dan menggunakannya sebagai pendekatan pemasaran dapat menarik lebih banyak konsumen.

Itulah 6 jenis segmentasi pasar untuk meningkatkan penjualan yang perlu Anda ketahui.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.