Merekrut karyawan untuk perusahaan startup Anda bukanlah hal yang mudah. Sebagai pemilik perusahaan startup, tentu Anda ingin karyawan yang solid agar perkembangan perusahaan Anda bisa lebih pesat.

Berikut adalah 5 hal yang perlu Anda perhatikan dalam melakukan perekrutan karyawan agar usaha Anda bisa berjalan baik.

1. Bangun komunikasi antara tim rekrutmen dan tim marketing

Ketika melakukan proses rekrutmen, Anda pasti menentukan kriteria dan talenta khusus yang harus dimiliki oleh calon pelamar Anda.

Selain itu, tim rekrutmen perlu berkomunikasi dengan tim marketing untuk mendapatkan pengalaman mereka bekerja di perusahaan Anda. Hal ini bisa dimanfaatkan tim rekrutmen untuk menunjukkan keunggulan usaha Anda pada iklan rekrutmen.

2. Sebarkan iklan seluas mungkin

Agar bisa mendapatkan banyak talenta berkualitas, Anda perlu menyebarkan iklan rekrutmen seluas mungkin.

Untuk melakukannya, Anda bisa:

  • berpartisipasi dalam job fair
  • menyelenggarakan atau menghadiri acara networking yang diselenggarakan perusahaan lain
  • memanfaatkan karyawan yang sudah ada untuk memberitahukan iklan rekrutmen pada koneksinya
  • memanfaatkan karyawan yang sudah ada untuk menyebarkan iklan rekrutmen itu melalui media sosial
  • meminta karyawan Anda untuk menceritakan berbagai hal tentang perusahaan Anda pada orang lain, dan
  • membuat tim rekrutmen yang hebat

3. Wasapadalah pada karyawan yang melamar di posisi baru

Karyawan ini tidak selalu merupakan fresh graduates, tetapi juga karyawan yang biasa bekerja di posisi tertentu dan melamar di perusahaan Anda untuk posisi yang belum pernah digelutinya.

Dalam hal ini, Anda jangan langsung menolak atau menerimanya. Perhatikanlah terlebih dahulu hal yang membuatnya termotivasi bekerja.

Dalam merekrut karyawan, Anda perlu merekrut orang yang sesuai dengan visi dan misi perusahaan Anda dan bisa bekerja di berbagai posisi secara fleksibel.

4. Temukan kualitas penting

Walaupun seseorang memiliki banyak pengalaman, hal tersebut tidak terlalu berarti jika ia belum pernah menyelesaikan tugas besar atau sulit.

Jika dibandingkan, akan lebih menguntungkan jika Anda merekrut orang yang pernah menyelesaikan tugas besar atau memiliki banyak prestasi untuk kemajuan perusahaan tempatnya bekerja sebelumnya.

5. Jadilah contoh

Setelah mendapatkan semua karyawan bertalenta, tugas Anda belum berhenti di sana. Anda harus berusaha menjadi contoh karyawan yang baik bagi para karyawan Anda.

Anda harus menunjukkan bahwa Anda pantang menyerah, disiplin, berkepribadian kuat dan memiliki kemauan besar untuk belajar. Hal ini akan berdampak positif bagi para karyawan Anda.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.