2016/08/27

Cara Menghitung Biaya Listrik Rumah - Ayo Berhemat Listrik!

Jika para sobat BintangTop.com sering mengeluh akibat biaya listrik di rumah yang semakin meningkat atau jebol, sebaiknya cross check terlebih dahulu apakah selama ini pemakaian listriknya boros atau tidak, baik menggunakan listrik meteran / abonement maupun listrik pulsa.

- untuk sobat yang sudah menggunakan listrik pulsa, maka pulsa dibeli dengan harga sesuai Kwh nya, 
- sedangkan yang masih menggunakan listrik meteran, tentunya sering dikunjungi oleh petugas PLN yang datang ke rumah untuk mencatat atau memfoto kWh meter kalian. Tugas mereka adalah untuk mencatat berapakah jumlah daya yang telah kalian gunakan selama satu bulan.

Nah, pada tutorial kali ini … Kita akan mencoba mensimulasikan bagaimana perhitungan biaya listrik rumah. Yuk simak penjelasan di bawah ini :

Cara Menghitung Biaya Listrik Rumah - Ayo Berhemat Listrik!

Secara umum, perhitungan tarif listrik rumah adalah berasal dari jumlah daya per satuan jam atau kilowatt hour (kWh). Secara matematis, dapat ditulis dengan persamaan berikut: 

Electrical energy used (in kWh) = Power Rating of appliance (kW) x time (h) x fare (Rp) x 30 (1 month = 30 days)

Keterangan:
Power Rating of appliance = Total pemakaian daya listrik peralatan elektronik (kW)
Time = waktu pemakaian (h)
Fare = Tarif Dasar Listrik/ TDL

Berikut salah satu simulasinya :

Misalkan di rumah kalian memiliki :
- 4 lampu TL masing-masing 220V/20 watt menyala selama 8 jam/hari,
- 1 Setrika listrik 220V/200watt yang dipakai selama 2 jam/hari,
- 1 Penanak nasi 220V/150watt yang dipakai selama 3 jam/hari,
- 1 Televisi 220V/80watt menyala 4 jam/hari.

- Tarif Dasar Listrik (TDL) dari PLN sebesar Rp 1410,12 per kWh.

Berapakah jumlah pemakaian listrik (kWh) dan biayanya selama sebulan?

Jawab: 
a. Hitung jumlah pemakaian listrik (kWh) dalam sehari
Lampu: 4 x 20 watt x 8 jam = 640 Wh
Setrika: 1 x 200 watt x 2 jam = 400 Wh
Penanak nasi: 1 x 150 watt x 3 jam = 450 Wh
Televisi: 1 x 80watt x 4 jam = 320 Wh
Total pemakaian: 640 + 400 + 450 + 320 = 1810 Wh = 1,81 kWh

b. Hitung biaya listrik selama satu bulan
Total pemakaian dalam 1 bulan: 1,81 kWh x 30 = 54,3 kWh
Maka, biaya listrik dalam satu bulan:
Biaya: 54,3 kWh x Rp 1410,12 = Rp 76.569,52

*catatan: belum termasuk biaya administrasi, denda, pajak dll.

Selain itu, pada artikel ini juga ditampilkan update tarif dasar listrik yang dikeluarkan oleh PLN pada bulan agustus 2016. Tabel di bawah ini bisa menjadi referensi kalian. Berikut gambarnya:

TDL tarif dasar listrik - per KWH
Sumber : PLN 

Demikianlah cara menghitung biaya listrik di rumah, sederhana bukan?
Sekarang para sobat BintangTop.com bisa mencatat apa saja peralatan rumah yang kalian gunakan, daya listriknya, dan durasi pemakaian. Selanjutnya bisa kalian hitung simulasi biaya listrik di rumah kalian.

Tentu saja, perhitungan biaya listrik hanyalah langkah awal sebagai solusi untuk meringankan biaya listrik. Selanjutnya Kalian dapat berhemat dalam menggunakan listrik sesuai simulasi dan kebutuhan yang bisa kalian hitung dan tentukan sendiri.
Termasuk … matikan lampu di siang hari dan matikan televisi apabila tidak di tonton. Meskipun sepele, hal ini tentu bisa mengurangi pemakaian listrik. Semoga artikel ini bermanfaat ya sobat!

Baca Juga, Artikel Berhubungan :




Artikel Selengkapnya Lihat di : DAFTAR ISI ARTIKEL - BintangTop.Com

1 comment:

- Tolong di Share ya Guys ! agar artikel diatas juga bermanfaat bagi sobat lainnya.

- Btw ... TerimaKasih, Saya sangat menghargai kesediaan sobat utk berKomentar.
- Silakan berpromosi bagi yang punya web, namun kotak comment hanya bisa -
menampilkan link mati, silakan Manfaatkan link hidup/aktif di bagian Name/urL.