2015/05/28

Waspada Bawang Goreng Palsu Beracun Kulit Singkong

Kerenyahan bawang goreng membua semakin lezatnya aneka masakan, ambil saja contoh untuk campuran dan taburan makanan seperti soto, nasi goreng, bubur ayam, dan aneka menu lainnya.

Bagi para sobat BintangTop.com yang suka membeli bawang goreng entah untuk masakan pribadi maupun untuk penjualan makanan sampai dengan rumah makan, supaya berhati-hati terutama bila terjadi kenaikan bawang goreng yang signifikan.

Naiknya bawang goreng bisa diakibatkan ulah para tengkulak dalam mempermainkan distribusi, sedangkan turunnya harga bawang merah maupun bawang putih bisa diakibatkan musim panen atau melimpahnya produk bawang di pasaran, tidak saja sangat merugikan para petani bawang, melainkan juga efeknya meluas merugikan para pedagang bawang dan pedagang makanan di seluruh penjuru negeri.

Bawang goreng renyah gurihSaat harga bawang tak terkendali, sebagian penjual dan produsen bawang goreng terpaksa menghentikan produksinya karena bukannya malah untung melainkan buntung.
Hanya para pedagang yang memiliki pelanggan tetap dan bersedia membeli sesuai kenaikan harga yang dapat bertahan dalam bisnis ini.

Namun …
Ternyata tidak berlaku bagi para produsen nakal, mereka  seakan tidak terpengaruh dengan gejolak harga bawang, hasil investigasi yang dilakukan telah menemukan oknum curang dalam melakukan aksinya yaitu …

Membuat Bawang Goreng Palsu :

1. Memanfaatkan kulit singkong yang di potong kecil-kecil dan dicampur dengan bawang goreng.
Perbandingannya cukup besar yaitu sampai dengan 2 : 1 (misalnya kulit singkong 2 Kg dicampurkan pada bawang merah yang hanya 1 Kg)
Mereka dengan mudah mendapatkan sekarung kulit singkong dengan harga sekitar Rp 15 ribu saja dari buangan produsen keripik singkong.

Contoh kulit singkong

2. Bawang dan kulit singkong yang masih kotor bahkan dibiarkan tanpa dicuci langsung di proses penggorengan.
Alasannya bila bawang dicuci maka mudah mengurangi bau kasnya, sedangkan kulit singkong yang di cuci maka warna coklatnya menjadi pudar dan lama keringnya sehingga menghambat masa produksi.

3. Minyak bekas pakai / jelantah terus dipakai beberapa kali untuk menghemat ongkos produksi, menambah bahaya dan tidak hygienisnya proses produksi mereka.

4. Ditambahkan tepung terigu untuk menutupi jejak bawang goeng palsu dicampur kulit singkong.
5. terakhir bawang goreng palsu/campuran ini kemudian dikemas dalam plastik-plastik kecil dan besar untuk dijual.

Bahaya Kulit Singkong :

- Secara alamiah mengandung HCN atau Asam Sianida yang memiliki sifat toksin / Racun bila terkonsumsi oleh tubuh kita

- Bersifat anti nutrisi, menurunkan nilai gizi makanan.
- Bersifat mengikat oxigen dalam sistem pernafsan.

- Bila sering terkonsumsi maka dapat terakumulasi dalam tubuh, aneka gangguan yang dapat ditimbulkan antara lain : sakit dada, sesak nafas, pening, mual, kadar daran turun, kejang, bahkan dalam dosis tinggi bisa jadi membawa ke kematian.

- Asam sianida yang terkonsusi tubuh dan masih dapat ditollelir adalah sebesar 0,5 ~ 3,5 mg/Kg berat tubuh.


Satu dari 2 oknum yang ditemukan mengunakan cara diatas mengaku mendapatkan cara licik tersebut dari pengalaman tempat dia bekerja di salah satu home industry produsen bawang goreng skala besar.

2 oknum tersebut hasil produknya dijadikan 2 sampel utama, kemudian untuk mengamati seberapa banyak oknum lain yang mungkin melakukan modus yang sama maka di kumpulkan juga 15 sampel acak dari para pedagang bawang goreng baik dari pasar tradisional maupun dari super market di Jabotabek.

Berikut hasil pengujian melalui Laboratorium UNPAS :

A. 2 sample utama – positif mengandung Asam Sianida
B. dari 15 sample acak – 5 sampel positif mengandung Asam sianida
C. 10 Sample – negatif (aman)

TIPS Membedakan Bawang Goreng Murni vs Bawang goreng Palsu (Campuran Kulit Singkong) :

1. Bawang goreng asli berbau khas tajam, bawang goreng campuran berbau kurang tajam bahkan cenderung tanpa bau.

2. Pada bawang goreng asli masih terdapat bulir buliran irisan bawang, sedang pada bawang campuran tampilan lebih pecah-pecah.

3. Warna Bawang goreng yang asli adalah kuning keemasan, sedangkan yang palsu lebih berwarna coklat.

4. Bawang goreng palsu lebih dijumpai ada warna putih-putihnya, hal ini akibat dicampur terigu dalam proses penggorengannya untuk menutupi jejak kulit singkongnya.

Selain naiknya harga bawang memicu produksi bawang goreng palsu,
Baca Juga … naiknya harga cabe/lombok memicu …

Semoga pemerintah lebih dapat mengontrol harga pangan sehingga tidak memunculkan ide curang dari para pedagang yang tidak mau rugi, yang hanya memikirkan asap dapur tetap mengepul, dan alasan ekonomi lemah lainnya, yang pada akhirnya merugikan masayarakat sebagai konsumen.




Artikel Selengkapnya Lihat di : DAFTAR ISI ARTIKEL - BintangTop.Com

0 Comments:

Post a Comment

- Tolong di Share ya Guys ! agar artikel diatas juga bermanfaat bagi sobat lainnya.

- Btw ... TerimaKasih, Saya sangat menghargai kesediaan sobat utk berKomentar.
- Silakan berpromosi bagi yang punya web, namun kotak comment hanya bisa -
menampilkan link mati, silakan Manfaatkan link hidup/aktif di bagian Name/urL.