2015/01/02

SOLUSI Nasabah Bank – Mengatasi SALAH TRANSFER Uang akibat Kelalaian ataupun Penipuan

BintangTop.com - Pernahkah sobat mengalami Salah transfer/kirim uang akibat kesalahan/kelalaian pribadi ? Ataukah salah transfer akibat penipuan ? Atau ...
Pernahkah menjadi penerima dana akibat orang lain salah transfer uang ke rekening kalian ?.
Lalu Apa yang Harus Dilakukan …

Berikut adalah solusi baik bagi si pengirim yang salah transfer sehingga nyasar ke rekening yang tidak di harapkan, serta bagi orang yang menjadi si penerima uang nyasar.

TIPS mengatasi Salah Transfer Uang :

1. Bila sobat mengenal orang si penerima dana salah transfer tersebut,
dan tahu bahwa mereka orang baik-baik dan tahu data kontak mereka …
Maka urusannya mudah … cukup telepon/hubungi si dia, dan minta maaf telah salah transfer sekalian minta tolong di kembalikan (di transfer balik) uangnya ^_^.

SOLUSI Nasabah Bank – Mengatasi SALAH TRANSFER Uang akibat Kelalaian ataupun Penipuan
2. Bila sobat tidak mengenal si penerima uang salah transfer tersebut,
Dan tidak tahu data contac mereka, maka …
Segeralah saat itu juga Melapor ke bank terdekat atau Hubungi Nomor darurat Bank anda masing-masing di …
- Halo BCA di … 500 888 (500888 via Hp)
- Mandiri  di … 14000
- BNI di … 5000 46
(Nomor sevice Call center ini kadang juga ada di balik kartu ATM/Credit card sobat)

Silakan Pastikan dulu nomor diatas dan catat nomor center service bank anda di HP / Hand Phone sobat.
Hal ini untuk berjaga-jaga sebagai nomor darurat apa bila ada apa-apa semisal kartu atm atau kartu kredit hilang ataupun dompet di copet orang, maka sobat juga dapat segera menelpon nomor layanan bank diatas agar kartu atm / credit card di blokir sehingga tidak dapat dimanfaatkan oleh orang lain.

Kembali ke urusan salah transfer …
Semakin cepat menelpon / melapor pihak bank .. semakin baik, agar uang yang salah transfer tersebut diatas belum sempat di ambil oleh si penerima dana sehingga Pihak bank dapat langsung memblokirnya.

Ketika pihak bank telah memblokir dana salah transfer, maka inilah yang terjadi …

Penerima dana tidak dapat mencairkan uang tersebut, uang tersebut bersifat “menggantung” dimana tidak akan masuk rekening si penerima juga tidak bisa kembali ke rekening si pengirim.
Si penerima dana dapat mengecek masuknya uang tersebut di cetak/print buku juga bisa melihat ada uang masuk via mutasi rekening di internet banking, akan tetapi uang tersebut tidak masuk di saldo, sehingga tidak dapat dicairkan via ATM ataupun teller bank.

Lalu bagaimana uang tersebut bisa kembali ke si pengirim ??
Berikut adalah lanjutan cerita untuk pihak si penerima dana …
Bila sobat adalah sebagai penerima dana uang akibat salah transfer orang lain, maka …

- Sobat akan di hubungi oleh pihak bank pusat umumnya kemudian di serahkan ke bank cabang dimana sobat membuka buku rekening bank pertama kali.
Bank tersebut menghubungi dan meminta sobat datang ke bank dan tanda tangan sebagai konfirmasi bahwa memang ada salah transfer dan sobat mengkonfirmasikan bank untuk bisa mengembalikan uang tersebut kepada si pengirim yang salah transfer.

Mengapa bank harus meminta konfirmasi ?
Hal ini untuk menghindari hal yang tidak di inginkan, misalnya saja penipuan, dimana si pengirim sebenarnya sudah betul mentransfernya, tapi dia beritikad buruk untuk mendapakan uangnya kembali tanpa sepengetahuan si penerima. Bisa terjadi peluang seperti itu bukan ?

Bagaimana bila si penerima dana tidak mau datang ke bank untuk mengkonfirmasi bahwa dana yang diterimanya adalah memang salah transfer ?

Hal ini terjadi karena sudah jelas akan merepotkan pihak penerima dana salah transfer, sehingga dia tidak mau datang ke bank yang ditentukan akibat sekolah/kerja/lagi diluar kota, atau alasan kerepotan lainnya.
Maka
Dari pengalaman orang yang saya tahu di BCA …
Pihak bank akan memotivasi dengan cara kekeluargaan agar si penerima dana tersebut mau datang ke bank, seperti … menyebut dia sebagai orang yang bisa menolong orang lain, memiliki itikad baik dengan hati nurani kepada sesama, sampai dengan mengumpamakan bahwa si pengirim salah transfer bisa jadi orang yang lagi membutuhkan dana tersebut untuk suatu keperluan penting.
Dengan motivasi ini biasanya si pihak penerima bisa legowo mau mendatangi bank nya :).

Lalu bagaimana bila si penerima dana adalah Penipu/penghipnotis korbannya untuk mendapatkan sejumlah uang ?

Tentu saja penipu tidak mungkin akan datang ke bank dan mengkonfirmasi bahwa dia menerima dana salah transfer bukan? Dia akan melarikan diri.

Karena hal diatas sudah melibatkan kriminalitas, dimana laporan dari sobat tentang penipuan akan menjadi penyidikan bagi polisi terlebih dahulu.
Maka …
dana sobat akan menggantung lebih lama di angkasa perbankan ^_^.
Serta membutuhkan proses beberapa hari/minggu untuk mengembalikan dana tersebut ke rekening anda lagi.
Itupun kalau laporan salah transfer dan pihak bank lebih cepat dari penipu dalam memblokir dana, bila si penipu lebih gesit dan sudah mengambil uang tersebut … alamat hilanglah sudah uang tersebut. ^_^

Jadi …
Jangan sampai salah transfer ya …
Teliti sebelum membeli  transfer :)





Artikel Selengkapnya Lihat di : DAFTAR ISI ARTIKEL - BintangTop.Com

8 comments:

  1. Apa hukumnya klau pihak penerima tidak mau mengembalikan?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalau gak dikembaliin, uangnya akan tetap menggantung, tidak bisa diambil penerima juga gak bisa kembali ke pengirim, mungkin akhirnya pihak bank yang mengalah untuk mendatangi sobat agar mau tanda tangan agar uang dapat kembali ke pengirim.

      itu kalau kasusnya uang salah transfer dan keburu di blokir.

      tapi kalau kasus salah transfer dimana uang sudah kadung di ambil penerima lalu tidak mau mengembalikan misalnya dengan alasan uang sudah kepakai untuk ini itu dan tidak punya uang untuk negembalikan karena miskin dll.
      maka ...
      yang berlaku adalah hukum perdata.

      beda lagi kalo si penerima adalah terbukti penipu ...
      maka hukumnya pidana.

      ruwet ya gan ? ^_^

      Delete
  2. Bohong semua , halo BCA berbelit belit dan bohong . Pertama Ditelpon melaporkan telah terjadi salah transfer ditolak setelah kami cek ada UU yg melindungi kami Telp halo BCA kembali baru di OK n di blokir dana salah trf tsb sejumlah Rp 50 juta. Dan diminta tunggu 2 minggu untuk mediasi setelah tunggu 2 minggu ditolak oleh halo BCA dengan alasan macam2 malah kami mendapat ancaman balik. Halo BCA tidak dapat dipercaya. Apakah saya rakyat kecil bisa berperkara dengan bank besar seperti BCA . Mustahil

    ReplyDelete
  3. Pengalaman ini adalah benar kami alami terjadi saya berani dikonfirmasi dengan yg namanya Andi Yulianto

    ReplyDelete
  4. No Telp kami 021 56983981. Kalau berani silahkan Pak berbohong terus

    ReplyDelete
  5. Replies
    1. Waw ... bagaimana bisa seperti itu ya ...
      uang sebesar itu pantas untuk diperjuangkan gan ...
      saya yakin yang benar akan tetap mendapatkan uangnya.

      Delete
  6. Jangan menyerah gan, urus di polsek terdekat, minta diblokir rekening sipelaku, siapa tau masih ada uangnya..

    ReplyDelete

- Tolong di Share ya Guys ! agar artikel diatas juga bermanfaat bagi sobat lainnya.

- Btw ... TerimaKasih, Saya sangat menghargai kesediaan sobat utk berKomentar.
- Silakan berpromosi bagi yang punya web, namun kotak comment hanya bisa -
menampilkan link mati, silakan Manfaatkan link hidup/aktif di bagian Name/urL.