2014/12/08

Awas Bubur Ayam Sampah - Bekas Sisa makan Orang di Restoran Cepat Saji

BintangTop.com - Ada-ada Saja, Sampah yang harusnya di buang, malah diperjual belikan untuk mendapatkan uang.
Adalah seorang Tukang jual Bubur Ayam nakal, sudah 4 tahun lebih mengelabui para konsumennya dengan memberikan Daging Ayam Sampah.

Daging ayam yang dipakai adalah sisa makan orang banyak di restoran Ayam goreng Cepat Saji, dimana sebagian besar orang memang masih menyisakan sedikit daging pada ayam goreng bekas makan mereka.
Tulang dan daging ayam serta bekas minuman serta saos para pengunjung tersebut seperti umumnya dicampur dan dibuang dalam wadah pembuangan di dapur.
Al hasil … sampah-sampah tersebut ternyata malah dimanfaatkan para penjual bubur ayam untuk menghemat modal jualan mereka, Demi meraup untung lebih banyak.

Awas Bubur Ayam Sampah - Bekas Sisa makan Orang di resoran Cepat Saji
Contoh Bubur Ayam Sehat
Dari hasil Investigasi …
Beberapa pedagang Bubur Ayam nakal ini biasanya menuju Restoran makanan cepat saji sesudah subuh, disitu mereka ternyata sudah bekerja sama dengan Petugas kebersihan  / Cleaning Service untuk mendapatkan karungan sampah berisi campuran sampah wadah makan, tulang dan daging ayam, saos serta minuman yang membasahi sampah tersebut.
Saat di interview .. mereka mengaku kadang harus kucing-kucingan dengan petugas keamanan / Security agar tidak kepergok.

Proses Pembuatan Bubur Ayam Sampah :

A. Untuk menghilangkan bau basi dan kotoran yang melekat pada daging tulang ayam, maka pedagang bubur menyortir dan mencuci daging tersebut dengan deterjen.
Bahan aktif detergen ini juga tidak layak untuk terkonsumsi oleh tubuh.

Kemudian sebagian daging dimasukkan kulkas, dan sebagian di goreng ulang untuk dijual keliling pagi dan sore.

B. Daging yang warnanya berubah mudah dihilangkan dengan cara di bacem pakai bumbu kuning.

C. Untuk menghindari kecurigaan pembeli .. daging-daging ayam dipotong kecil-kecil / di suwar suwir, sehingga pembeli tidak bisa melihat bentuk/warna asli daging sampah bekas sisa makan orang banyak tersebut.

D. Penggunaan Borax atau Pijer, bahan pengawet yang seharusnya hanya untuk furniture ini dicampurkan pada bubur ayam agar awet tidak cepat basi sehingga bisa di jual ulang bila tidak habis.

Oknum pedagang Bubur Ayam diatas yang telah 4 tahun lebih menjajakan jualannya pagi dan sore hanyalah salah satu dari orang yang mendapatkan cara diatas dari sesama pedagang bubur Ayam.

Untuk mengevaluasi kebenaran para penjual nakal ini, maka Investigasi dilanjutkan dengan mengambil 11 Sample secara acak di beberapa Penjual keliling dan Toko besar yang menjual Bubur Ayam.
Kemudian dilakukan analisa di Laboratorium SUCOFINDO Bekasi.

HASILNYA :

Dari 11 Sample …
- Hampir Semua Positif mengandung Residu Detergent – Bahan aktif SSL
Bahan ini tidak layak masuk kedalam tubuh manusia.
- 1 Sampel positif mengandung Borax. Bahan pengawet ini meski sedikit juga tidal layak terkonsumsi.

Tips Membedakan Bubr Ayam baik dan Tidak ?
- Seharusnya daging ayam segar dan basi bisa dibedakan secara fisik, warna atau lainnya, namun karena daging ayam sudah diakali oleh penjual dengan di suwar suwir sehingga menjadi tidak mungkin untuk dapat membedakannya.
Seandainya ada penjual yang memotongi daging ayam besar di depan pembeli, tentunya daging tersebut bukan sampah.

- Ada baiknya bila bikin sendiri saja Bubur Ayam untuk keluarga Anda.
- Bila tidak … Maka Usahakan membeli pada orang yang dapat Anda percaya.

Semoga para pedagang yang jujur … mendapatkan limpahan Rizki
Dan bagi pedagang yang mengelabui konsumennya demi uang dan untung banyak .. Semoga mendapat petunjuk jalan yang benar dalam berbisnis.




Artikel Selengkapnya Lihat di : DAFTAR ISI ARTIKEL - BintangTop.Com

3 comments:

  1. Punya usaha makanan cepat saji?
    Bisa coba gunakan Dus Makanan.
    Tahan air, tahan minyak dan gratis cetak.

    Lebih lengkap bisa klik di sini.

    ReplyDelete
  2. ya ampun makanan jaman sekarang udah di olah sedemikian rupa berbahaya nya buat kesehatan,memprihatinkan

    ReplyDelete
  3. astagfirulloh
    apa gak punya pikiran yang jernih tuh
    selalu mikirin diri sendri dan keuntungan ushanya saja,sebaiknya pikirin terlebih dahulu keutamaan konsumen jika konsumen terasa puas dengan apa yang di sajikan pasti konsumen pun akan terus membeli atau pun nenyuplei,kalau gini mana ada konsumen yang mau dan pasti nya cemas.
    terima kasih atas info yang sangat bermanfaat ini dan menambah pengetahuan tentang makanan yang satu ini untuk membedakan mana yang layak dan tidak layak konsumsi.

    ReplyDelete

- Tolong di Share ya Guys ! agar artikel diatas juga bermanfaat bagi sobat lainnya.

- Btw ... TerimaKasih, Saya sangat menghargai kesediaan sobat utk berKomentar.
- Silakan berpromosi bagi yang punya web, namun kotak comment hanya bisa -
menampilkan link mati, silakan Manfaatkan link hidup/aktif di bagian Name/urL.